Jumat, 5 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Terdapat di 3 Sekolah Di Provinsi Riau
Minggu 05 November 2023, 12:34 WIB
Cakaplah.jpg

Jetsiber.com - Pekanbaru - Tiga sekolah menengah di Provinsi Riau telah terpilih sebagai lokasi sekolah model untuk mengembangkan kurikulum muatan lokal yang mencakup pendekatan inovatif tentang budaya dan lingkungan.


Tiga sekolah tersebut adalah, SMA Negeri Plus Provinsi Riau, SMK Negeri 1 Pekanbaru, dan SLB Negeri Pembina Pekanbaru akan menerapkan kurikulum muatan lokal gambut dan mangrove, kurikulum muatan lokal budaya Melayu Riau, serta kurikulum operasional satuan pendidikan diversifikasi gerakan nasional revolusi mental Provinsi Riau.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamsol, tujuan dari program ini adalah memberikan pemahaman mendalam tentang budaya lokal gambut dan mangrove, warisan budaya Melayu Riau, serta nilai-nilai revolusi mental kepada siswa pendidikan menengah di Provinsi Riau.

"Dalam kerjasama yang erat dengan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM), Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), dan Pusat Kurikulum Pembelajaran Kemendikbudriset, Disdik Provinsi Riau telah merumuskan kurikulum muatan lokal yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan nilai-nilai budaya yang kaya," ungkap Kamsol,dilansir dari media Cakaplah, Kamis (02/11/23).

Para pihak yang terlibat dalam pengembangan kurikulum ini diharapkan dapat menyediakan bahan ajar pendukung bagi guru dan siswa, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan program ini.

"Dengan demikian, siswa-siswa di Provinsi Riau dapat memperoleh pengalaman belajar yang menyeluruh dan menginspirasi, menciptakan generasi penerus yang paham akan warisan budaya dan lingkungan di sekitar mereka,"tandas nya.(**)




Editor : TR
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top