Jumat, 5 Juni 2026

Breaking News

  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
  • Plt Kadisdik Pekanbaru Hadir Dalam Acara Perpisahan Peserta Didik SMPN 39   ●   
  • Ketua Bidang I Seruni Kabinet Merah Putih Melakukan Kunjungan ke RSUD Arifin Achmad   ●   
  • Peringati Hari Jadi Ke-50, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-Bagi Layanan Pap Smear Gratis   ●   
  • Satu Oknum Security Dinas Perpustakaan di Amankan Dalam Kasus Narkotika Jenis Sabu   ●   
Filipina Dapat Ancaman Teror Bom Anonim, Puluhan Bandara Siaga Tinggi
Sabtu 07 Oktober 2023, 08:48 WIB
Puluhan bandara di filipina siaga tinggi.jpg

Jetsiber.com – Internasional - Filipina menerapkan siaga tinggi di 42 bandara komersial usai seseorang melancarkan ancaman teror bom yang bisa meledak di pesawat yang hendak berangkat ke Manila dan destinasi favorit turis lain, Jumat (06/10/23).

Dilansir dari cnnindonesia, Otoritas Penerbangan Pesawat Sipil Filipina (Civil Aviation Authority of the Philippines /CAAP) menyatakan peningkatan pengamanan akan segera diterapkan di bandara komersial Filipina.

Mereka juga mengirim soal peringatan ancaman bom ke layanan lalu lintas udara terhadap penerbangan dari ibu kota Manila menuju Davao Bicol, Palawan, dan Cebu, agar mengambil tindakan pencegahan.

Kepulauan Cebu dan Palawan merupakan lokasi favorit turis asing.

"Sementara informasi yang ada dalam penyelidikan, langkah-langkah keamanan yang ditingkatkan segera diterapkan di seluruh bandara," demikian menurut CAAP, seperti dikutip Reuters. Namun, CAAP tak menjelaskan lebih rinci kapan peringatan itu dibuat.

Menteri Perhubungan Filipina Jaime Bautista juga mengatakan telah meningkatkan patroli di seluruh terminal Bandara Internasional Manila. Ia menyebut unit K9 dikerahkan untuk membantu penjagaan.

"Diperkirakan tidak ada dampak terhadap penerbangan terjadwal dan kami ingin memastikan masyarakat yang bepergian bahwa protokol ada untuk memastikan keselamatan dan keamanan semua orang," kata Bautista dalam rilis resmi.

Langkah baru CAAP muncul usai mereka mendapat ancaman melalui email soal ledakan di pesawat komersial.
Memo itu tak menyebut kata "bom" tetapi menulis "sebuah pesawat akan meledak" di Bandara Internasional Manila dan "tolong, hati-hati."

"Cebu, Palawan, Bicol, dan Davao akan terdampak," demikian pernyataan di email yang dianggap ancaman itu.

CAAP lalu mengirim memo itu ke manajer keamanan untuk mengambil tindakan keamanan melalui pemeriksaan bagasi dan melakukan pengawasan sepanjang waktu.

Menanggapi ancaman ini, salah satu sumber Philippines Airlines mengatakan maskapai penerbangan tersebut beroperasi "seperti bisnis biasa".

Sementara itu, juru bicara Cebu Pacific Air mengatakan maskapai telah "mengikuti protokol yang berlaku."




Editor : TR
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top