Jumat, 5 Juni 2026

Breaking News

  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
  • Plt Kadisdik Pekanbaru Hadir Dalam Acara Perpisahan Peserta Didik SMPN 39   ●   
  • Ketua Bidang I Seruni Kabinet Merah Putih Melakukan Kunjungan ke RSUD Arifin Achmad   ●   
  • Peringati Hari Jadi Ke-50, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-Bagi Layanan Pap Smear Gratis   ●   
  • Satu Oknum Security Dinas Perpustakaan di Amankan Dalam Kasus Narkotika Jenis Sabu   ●   
Serius Tanggulangi Kemiskinan, Bupati Kasmarni: Target Kita Kemiskinan Ekstrem Nol Persen Ditahun 2024
Kamis 07 September 2023, 18:18 WIB
Focus Group Discussion (FGD), Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) .jpg

Jetsiber.com - Bengkalis - Pemerintah Kabupaten Bengkalis serius menanggulangi kemiskinan, hal itu dibuktikan dengan melakukan Focus Group Discussion (FGD), Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Bengkalis tahun 2023-2026.

FGD yang dilaksanakan di Ruang Rapat Zahari Lantai II Bappeda ini dibuka Bupati Bengkalis Kasmarni diwakili Sekda Ersan Saputra TH, Kamis, 7 September 2023.

Bupati mengungkapkan, FGD yang diselenggarakan bernilai penting dan strategis, agar dapat membangun sinergi dan kolaborasi guna mengambil langkah nyata dalam penghapusan kemiskinan di Negeri Junjungan.

Menurut Bupati Kasmarni, kemiskinan adalah masalah yang sangat serius dan kompleks yang masih mempengaruhi banyak warga.

Oleh karena itu, sambungnya, RPKD bukan hanya sekadar dokumen perencanaan, tetapi komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Forum ini merupakan langkah awal dalam penyusunan dokumen RPKD yang akan menjadi panduan kita dalam upaya mengurangi tingkat kemiskinan di Kabupaten Bengkalis. Saya mengajak semua pihak untuk bekerja sama secara sinergisitas dalam pelaksanaan RPKD ini,” ajak Bupati.

Bupati menjelaskan, di Kabupaten Bengkalis angka kemiskinan terus mengalami penurunan tiap tahun. Tahun 2010 diangka 8,25%, kemudian pada tahun 2022 sebesar 6,32%. atau berada pada posisi keenam terendah dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau serta di bawah rata-rata Provinsi Riau sebesar 6,84% dan rata-rata nasional sebesar 9,57%.

“Pemerintah telah menetapkan target kemiskinan ekstrem adalah nol  persen di tahun 2024. Keberadaan dokumen RPKD merupakan cara dalam mengurai persoalan yang kompleks menjadi lebih mudah dalam menetapkan konsep, menentukan masalah utama, serta mempermudah pemahaman dan ruang lingkup intervensi kebijakan dalam menanggulangi kemiskinan,” pungkasnya.

FGD ini diikuti Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Bengkalis, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator dan Pengawas serta Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.(Diskominfotik Bengkalis)




Editor : lelimaslina
Kategori : Bengkalis
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top