Sugiarto,SE.pembuatanportaljalan.jpgJetsiber.com - Simalungun- Pembuatan portal pembatas jalan yang dilakukan oleh Dinas perhubungan kabupaten Simalungun (Dishub) yang ditentukan oleh dinas pekerjaan umum (PU) Simalungun menuai berbagai polemik, pasalnya dengan pemasangan portal ini membuat masyarakat sangat resah.
Seorang tokoh masyarakat mengatakan kepada media jetsiber.com bahwa pemasangan
portal jalan yang berada di nagori Tanjung pasir kecamatan Tanah Jawa kabupaten Simalungun,yang mana nota benenya sangat riskan dengan rawan kecelakaan karena pemasangan portal ini sudah mempersempit jalan umum.
" Dengan mempersempit jalan umum dengan cara pemasangan portal, bagaimana kalau ada rombongan tamu masyarakat yang sedang berpesta seperti daerah hutabayu..?? bagaimana pula dengan mobil tangki pengangkut BBM yang mau mengisi Pertamina yang ada di kecamatan hutabayu raja ini..?? Jadi kami bingung melihat era kepemimpinan Bupati sekarang,Bapak Radiapoh Hasiholan Sinaga ini" ungkap pria paruh baya itu yang enggan di sebut nama.
Sugiarto.,SE.merupakan Anggota DPRD Simalungun saat di konfirmasi media menyatakan pendapatnya bahwa terkait pendirian portal yang ada di Simalungun seharusnya pihak PU Bina marga menaikan kelas dan mutu jalan,bukan malah membuat portal yang hanya bisa di lalui oleh mobil pribadi saja.
" Walaupun itu sudah disetujui DPRD Simalungun komisi 2 tetapi komisi 2 tidak melakukan uji kelayakan di lapangan jadi sangat disesalkan berdirinya portal tanpa uji kelayakan." ucap beliau menambahkan.
Kadishub Simalungun Sabar Saragi ketika dikonfirmasi awak media terkait pemasangan portal mengatakan bahwa itu sudah sesuai arahan oleh dinas PU dan konstruksi.
(Open)
| Editor | : | lelimaslina |
| Kategori | : | Nasional |
silakan kontak ke email: [email protected]



01
02
03
04
05




