Kamis, 4 Juni 2026

Breaking News

  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
  • Plt Kadisdik Pekanbaru Hadir Dalam Acara Perpisahan Peserta Didik SMPN 39   ●   
  • Ketua Bidang I Seruni Kabinet Merah Putih Melakukan Kunjungan ke RSUD Arifin Achmad   ●   
  • Peringati Hari Jadi Ke-50, RSUD Arifin Achmad Pekanbaru Bagi-Bagi Layanan Pap Smear Gratis   ●   
  • Satu Oknum Security Dinas Perpustakaan di Amankan Dalam Kasus Narkotika Jenis Sabu   ●   
PAC GRIB Jaya Kecamatan Bengkalis Angkat Bicara Kelangkaan Minyak Tanah, Disdagperin Agar Segera Lakukan Sidak
Selasa 12 Mei 2026, 14:54 WIB
Foto : Ketua PAC GRIB JAYA Kecamatan Bengkalis

Jetsiber.com - BENGKALIS – Kelangkaan minyak tanah atau yang dikenal masyarakat sebagai minyak pasang di Pulau Bengkalis kembali menuai perhatian. Kondisi tersebut dinilai semakin meresahkan masyarakat karena pasokan minyak tanah di sejumlah pangkalan dan pengecer disebut mengalami putus distribusi dalam beberapa waktu terakhir.

Sorotan itu disampaikan Ketua PAC GRIB JAYA Kecamatan Bengkalis, Roby Lesnussa, Selasa (12/5/2026). Ia mengatakan, kelangkaan minyak tanah berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama warga dan pelaku usaha kecil yang masih bergantung pada bahan bakar tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Menurut Roby, pihaknya menerima banyak laporan dan keluhan dari masyarakat terkait sulitnya mendapatkan minyak tanah di Pulau Bengkalis. Warga bahkan harus berkeliling mencari pasokan karena stok di beberapa tempat kosong.

"Kami dari PAC GRIG JAYA Kecamatan Bengkalis selalu menerima Keluhan masyarakat khususnya di pulau Bengkalis. Banyak warga mengaku kesulitan memperoleh minyak tanah karena pasokan yang terputus. Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan masyarakat kecil," ujar Roby.

Ia meminta instansi terkait segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tersebut agar distribusi minyak tanah kembali normal. Selain itu, GRIB Jaya Kecamatan Bengkalis juga mendorong adanya pengawasan distribusi guna mencegah dugaan penyelewengan di lapangan.

Roby menilai masyarakat berhak mengetahui penyebab terjadinya kelangkaan, apakah dipicu gangguan distribusi, keterlambatan pasokan, atau faktor lainnya.

"Kami berharap ada langkah cepat dari pihak terkait supaya persoalan ini tidak berlarut-larut. Jangan sampai masyarakat semakin kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari," tegasnya.

Kelangkaan minyak tanah di Pulau Bengkalis belakangan memang menjadi perhatian warga. Pasalnya, hingga kini masih banyak rumah tangga dan pelaku usaha kecil yang menggunakan minyak tanah untuk memasak maupun kebutuhan lainnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Bengkalis, Zulfan, mengaku akan terlebih dahulu melakukan pengecekan terkait persoalan tersebut.

"Nanti di cross cek dulu permasalahannya tks," balas Zulfan singkat melalui pesan WhatsApp.***(Ramd)

 




Editor : Redaksi
Kategori : Bengkalis
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top