Sabtu, 13 Juni 2026

Breaking News

  • Kepsek SD Negeri 091522 Marubun Sahrul Panjaitan Diduga Pungli Rp. 150.000 Tebus Surat Keterangan Lulus (SKL)    ●   
  • Sehat Raga, Kuat Mental: Kalapas Yuniarto Suntikkan Motivasi Usai Senam Pagi   ●   
  • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Bengkalis Ermanto, SKM., MKM : Setiap SPPG  Wajib Mengajukan Sertifikat  Laik Higiene Sanitasi (SLHS)   ●   
  • Perlu Perhatian Dari Pemko Pekanbaru, Drainase Jalan Soekarno Hatta Kotor, Penuh Sampah Dan Rumput Ilalang   ●   
  • Kapolresta Pekanbaru: Setiap 1–2 Hari Satu Tersangka Narkoba Berhasil Ditangkap, Satgas Anti Narkoba Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan   ●   
Edukasi Pencegahan Kebakaran, DPKP Pekanbaru Gelar Program Goes To School di Tiga Sekolah
Rabu 01 Oktober 2025, 08:05 WIB
Photo: Edukasi Pencegahan Kebakaran, DPKP Pekanbaru Gelar Program Goes To School di Tiga Sekolah

Jetsiber.com - PEKANBARU - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru turun ke sekolah melaksanakan program goes to school. Kali ini DPKP turun di tiga sekolah sekaligus, yaitu SMP Negeri 4, SMP Negeri 32 dan SMP Negeri 10 Pekanbaru.

Kegiatan di SMPN 4 Pekanbaru, hadir Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra. Pada kegiatan ini menyasar anak sekolah dalam mensosialisasikan tugas dan kerja petugas pemadam kebakaran, dan dikawal oleh guru pendamping.

Dalam kesempatan itu, Dilakukan simulasi penanganan saat terjadi kebakaran, kemudian peserta didik diberikan kesempatan melakukan praktek menangani musibah kebakaran, dengan didampingi tim resque Damkar Pekanbaru.

"Semoga lewat program ini, anak-anak kita bisa teredukasi terkait penanganan kebakaran, teknik serta alat-alat yang digunakan. Kami sangat senang bisa berinteraksi langsung dan berbagi ilmu kepada generasi penerus pembangunan bangsa ini," kata Kepala DPKP Kota Pekanbaru, Zarman Candra, S.STP M.Si, dilansir dari laman Pekanbaru.go.id, Selasa (30/9/2025).

Dalam program goes to school tersebut, peserta didik juga diperkenalkan alat-alat yang digunakan saat petugas mengantisipasi bencana kebakaran, diantaranya alat pelindung diri (APD) dan Hydrant atau jenis jenis alat pemadam api.

Beberapa siswa bahkan diberi kesempatan praktik langsung. Suasana makin seru ketika kepala sekolah melakukan simulasi penanganan saat terjadi kebakaran menggunakan alat pemadam api ringan atau biasa disebut dengan APAR.

Kepala SMPN 4 Pekanbaru, Dr Rokiah, mengaku senang dengan kegiatan ini. Dirinya berharap sebagai warga sekolah mulai dari siswa, guru, wali kelas dan seluruh stakeholder jika ada kejadian sudah memahami bagaimana penanggulangan api.

"Kami berterima kasih kepada Damkar Pekanbaru. Siswa kami sebanyak 1.278 anak-anak, jadi lebih tahu cara mencegah dan menangani kebakaran. Harapannya ilmu ini juga mereka bagikan di rumah," ucap Rokiah.(*)




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top