Sabtu, 6 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
BPBD Kota Pekanbaru: Kemarau Basah, Pemko Pekanbaru Atensi Kebakaran Lahan
Senin 07 Juli 2025, 21:19 WIB
Photo: Zarman Candra, Kalaksa BPBD Kota Pekanbaru

Jetsiber.com - PEKANBARU - Masyarakat Kota Pekanbaru diingatkan untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Apalagi saat ini kondisi cuaca di Pekanbaru dihadapkan dengan musim kemarau basah.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru, Zarman Candra menyebut terhitung dari Januari hingga saat ini ada 11 kejadian kebakaran lahan di Kota Bertuah.

"Jadi memang Pekanbaru masih dihadapkan musim kemarau, tapi kemarau basah. Puncaknya pada Juli ini," kata Zarman Candra, dilansir dari laman Pekanbaru.go.id, Senin (7/7/2025).

Ia menuturkan, saat ini pada siang hari suhu panas udara hampir menyentuh 40 derajat. Kondisi ini meningkatkan potensi kebakaran lahan di wilayah rawan.

Mayoritas wilayah kebakaran lahan ini berada di daerah pinggiran kota. Ada beberapa kecamatan yang menjadi rawan kebakaran lahan seperti, Kecamatan Payung Sekaki, Binawidya, Rumbai, Kulim, dan Tenayan Raya.

"Kita bersyukur juga masih ada juga hujan turun walau intensitas nya tidak tinggi. Karena memang beberapa hari ini saat siang hari cuaca Pekanbaru cukup panas, mendekati 40 derajat celcius. Tapi ini yang harus kita antisipasi bersama," terangnya.

Apalagi Provinsi Riau pada umumnya sudah mulai mencuat kasus kebakaran lahan di beberapa kabupaten. Kondisi ini juga berdampak terhadap munculnya kabut asap di beberapa wilayah.

Pihaknya mendorong para camat agar bisa menjadikan atensi supaya mengawasi wilayah masing-masing, dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan.

Pemko Pekanbaru berkomitmen, dan berupaya agar tidak menjadi penyumbang asap dari kasus kebakaran lahan ini.(*)




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top