Sabtu, 13 Juni 2026

Breaking News

  • Kepsek SD Negeri 091522 Marubun Sahrul Panjaitan Diduga Pungli Rp150 Ribu Tebus Surat Keterangan Lulus (SKL)    ●   
  • Sehat Raga, Kuat Mental: Kalapas Yuniarto Suntikkan Motivasi Usai Senam Pagi   ●   
  • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Bengkalis Ermanto, SKM., MKM : Setiap SPPG  Wajib Mengajukan Sertifikat  Laik Higiene Sanitasi (SLHS)   ●   
  • Perlu Perhatian Dari Pemko Pekanbaru, Drainase Jalan Soekarno Hatta Kotor, Penuh Sampah Dan Rumput Ilalang   ●   
  • Kapolresta Pekanbaru: Setiap 1–2 Hari Satu Tersangka Narkoba Berhasil Ditangkap, Satgas Anti Narkoba Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan   ●   
Roti Kayna Salah Satu Bukti Keberhasilan Pembinaan Kemandirian di Lapas Kelas IIA Pekanbaru
Minggu 20 April 2025, 07:39 WIB
Photo: Warga Binaan Lapas Pekanbaru Produksi Berbagai Macam Roti

Jetsiber.com - PEKANBARU - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menunjukkan keberhasilannya dalam pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui produk unggulan mereka, Roti Kayna, Jumat (18/04/2025).

Roti Kayna, yang diproduksi oleh WBP Lapas Kelas IIA Pekanbaru, bukan hanya memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan warga binaan, tetapi juga menunjukkan kualitas yang tak kalah dengan roti-roti yang diproduksi di luar Lapas. Para pekerja yang terlibat dalam pembuatan roti ini telah mengikuti pelatihan intensif dalam proses pembuatan roti untuk memastikan hasil yang berkualitas tinggi.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Erwin Fransiskus Simangunsong, mengungkapkan kebanggaannya terhadap produk ini.

"Roti Kayna ini merupakan produk unggulan kami yang tidak kalah saing dengan roti-roti yang dijual di luar Lapas. Tentunya, ke depan kita akan mengembangkan lagi, baik itu kualitas maupun kuantitas," jelas Erwin.

Selain kualitas yang terjamin, Roti Kayna juga telah mendapatkan sertifikasi halal dan izin PIRT, yang membuktikan bahwa produk ini aman dan layak konsumsi.

Lebih dari sekadar produk, Roti Kayna juga memberi manfaat besar bagi WBP yang terlibat dalam produksinya. Keahlian yang mereka pelajari dalam membuat roti ini diharapkan dapat menjadi bekal yang berguna ketika mereka kembali ke masyarakat. Kemampuan ini membuka peluang bagi mereka untuk memulai usaha atau bekerja di industri roti setelah bebas.

Roti Kayna menjadi contoh nyata bahwa dengan pembinaan yang tepat, WBP Lapas Kelas IIA Pekanbaru tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga turut berperan dalam menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kualitas hidup mereka setelah kembali ke masyarakat.(*)




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top