Kamis, 18 Juni 2026

Breaking News

  • DLHK Pekanbaru: LPS Terbaik Bakal Terima Hadiah Umroh dari Pemko   ●   
  • Mendagri Pamerkan Inovasi Walikota Pekanbaru Dalam Menggenjot PAD Kota   ●   
  • Pekanbaru Kota Terbaik II Turunkan Kemiskinan dan Stunting   ●   
  • Kelangkaan BBM Bersubsidi dan Lonjakan Harga Non-Subsidi Picu Antrean Panjang di Sejumlah SPBU di Kab. Way Kanan   ●   
  • Kadisnaker Pekanbaru: Pelamar Bisa Daftar Secara Online Dalam Pekanbaru Job Fair 2026   ●   
Sekda Pekanbaru Gelar Rapat Koordinasi Pokja PKP Pekanbaru, Bahas Tata Kawasan Kumuh dan Air Bersih
Selasa 08 Oktober 2024, 07:39 WIB
Photo: Sekretaris Daerah (Sekda) Pekanbaru Gelar Rapat Koordinasi Pokja PKP Pekanbaru di Gedung Utama Perkantoran Pemko Tenayan Raya

Jetsiber.com - PEKANBARU - Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution, mengungkapkan upaya pemko dalam penataan kawasan kumuh dan penyediaan air bersih untuk warga kota. Bertempat di Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, dilansir dari Kominfo Pekanbaru, Pada Selasa (8/10/24).

"Program ini dirancang dalam kerangka kerja Tim Ahli Penanganan Kawasan Kumuh (SSK) untuk periode 2024-2029," jelas Indra Pomi.

“Tim SSK sedang dalam tahap penyusunan rencana untuk periode 2024-2029. Data yang dikumpulkan mencakup aspek air minum, kawasan kumuh, dan sanitasi,” ujar Indra Pomi.

Menurutnya, sanitasi di Pekanbaru saat ini melayani sekitar 550 sambungan rumah (SR). Namun, dengan adanya pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Domestik yang didukung oleh Bank Asia, jumlah sambungan akan meningkat menjadi sekitar 11.000 SR.

Selain itu, Indra Pomi juga menjelaskan rencana peningkatan kapasitas sumber air minum. Saat ini, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dari Perumda Tirta Siak berkapasitas 250 liter per detik dan akan ditingkatkan menjadi 750 liter per detik. Sedangkan SPAM dari Pekanbaru-Kampar, kapasitasnya mencapai 1.000 liter per detik, dengan alokasi 700 liter per detik untuk Pekanbaru dan 300 liter per detik untuk Kabupaten Kampar.

"Diharapkan pada akhir tahun 2028, sekitar 60 persen masyarakat Kota Pekanbaru akan mendapatkan akses air bersih,” jelasnya.

Rencana aksi ini dirancang untuk lima tahun ke depan. Rancangan akan menjadi pedoman bagi kepala daerah terpilih selanjutnya dalam melanjutkan upaya peningkatan kualitas hidup warga Pekanbaru.

“Ini adalah langkah penting untuk masa depan kota kita dan akan menjadi pedoman bagi pemimpin yang akan datang,” tutup Indra Pomi.(**)




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 


Scroll to top