Senin, 8 Juni 2026

Breaking News

  • SMPN 1 Bandar Laksamana, di Hantam Puting Beliung Fasilitas Sekolah Porak Poranda   ●   
  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
DPP-SPKN Minta Kapolri Desak Polda Riau Berantas Mafia BBM di Pekanbaru
Sabtu 20 Juli 2024, 14:06 WIB
Photo: Romi Frans, Sekretaris Umum DPP-SPKN

Jetsiber.com - PEKANBARU - Ditengah pemerintah serius dan bekerja keras dalam upaya menekan terjadinya inflasi. Begitu juga dengan pihak Kepolisian, khususnya Polda Riau yang getol untuk memberantas segala bentuk kejahatan atau perbuatan melawan hukum.

"Mulai kasus Narkoba, Judi togel, Judi Gelper, dan kriminal, maupun Mafia BBM, Galian C dan lainnya".

Ternyata Kota Pekanbaru “Sedang Tidak Baik-baik saja”. Demikian disampaikan Sekjen DPP-SPKN, Romi Frans, di kantor DPP-SPKN jalan rawa bening Kota Pekanbaru, Pada Sabtu (20/07/24).

Dalam keterangannya Romi Frans di kantor sekretariat DPP-SPKN Jl. Rawa Bening kota Pekanbaru menyampaikan kepada awak media.

"Pekanbaru saat ini Darurat Mafia BBM itu disampaikannya dan Kami sangat miris melihat permainan kotor yang kami duga pasti dalam kegiatan ini ada oknum yang kurang bertanggung jawab, Mengapa sampai saat ini tetap saja aktifitas penimbunan atau mafia BBM bebas beraktifitas tanpa adanya pengawasan dari pihak penegak hukum," ucapnya.

"Pasalnya kata Romi Frans, Dari hasil investigasi anggota tim DPP-SPKN aktifitas penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) diduga marak di kota Pekanbaru, dengan aktivitas boleh dikatakan ilegal dan liar dan ini sudah berlangsung cukup lama dan tidak ada penindakan nyata dari aparat penegak hukum," ketusnya.

Aksi penampungan dan penimbunan BBM tersebut disinyalir berlokasi dibeberapa titik seperti:
▪︎ Daerah kulim SMP 26 dekat Masjid yang disinyalir dikelolah oleh Asep, Ucok, Bangbang, Epis, dan memiliki beberapa gudang dengan lokasi yang berbeda disekitar tenayan Raya dan kulim.

▪︎ Kemudian hasil penelusuran tim DPP-SPKN untuk gudang BBM di kilometer 19 sebelah masjid Gunung Baru dan di jalan Muda Raya yang dikelola oleh Napi.

▪︎ Sementar untuk penimbunan BBM di jalan pesantren dikelola oleh Siregar.

Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Solidaritas Peduli Keadilan Nasional (DPP-SPKN) Romi Frans ini menyebutkan, Baru mendengar informasi ternyata ada banyak mafia BBM yang ada disekitar lokasi tenayan Raya dan kulim dan ini perlu dievaluasi oleh pihak kepolisian jangan dibiarkan karna penimbunan BBM merupakan kejahatan ekonomi.

"Romi Frans juga berharap kepada pihak Aparat Penegak Hukum (APH) terlebih di wilayah hukum polsek tenayan raya dan Kulim, agar segera ada penindakan nyata bagi para mafia BBM, Karana kami masih percaya kepada pihak kepolisian apalagi saat ini Polda Riau sangat serius untuk memberantas yang namanya Narkoba, Judi togel, Gelanggang Permainan (Gelper) dan mafia-mafia dalam bentuk apapun itu termasuk mafia BBM, CPO, Galian C semua harus ditutup tanpa kecuali," pinta Romi.

Tidak tertutup kemungkinan, kami dari tim DPP-SPKN nantinya akan berkordinasi dengan pihak PERTAMINA, Kita akan berkordinasi kepada pihak Polda Riau, serta akan membuat laporan secara tertulis.

"Tambah Romi, kita akan lampirkan seluruh titik lokasi aktifitas BBM tersebut, ini kita lakukan agar penimbunan BBM liar yang ada disekitar tenayan Raya dan kulim baik itu khusunya di Pekanbaru dan lokasi lain harus ditutup tanpa terkecuali," tandasnya.(**)

Sumber: DPP-SPKN/Romi Frans




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top