Senin, 8 Juni 2026

Breaking News

  • SMPN 1 Bandar Laksamana, di Hantam Puting Beliung Fasilitas Sekolah Porak Poranda   ●   
  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
Lapas Pekanbaru Ikuti Pelatihan Bahasa Isyarat Wujudkan Layanan Ramah HAM
Selasa 16 Juli 2024, 14:19 WIB
Photo: Lapas Pekanbaru Ikuti Pelatihan Bahasa Isyarat

Jetsiber.com - PEKANBARU - Dalam rangka mewujudkan pelayanan yang ramah HAM, Duta Layanan Lapas Kelas IIA Pekanbaru mengikuti pelatihan bahasa isyarat yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau.

Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Hotel Royal Asnof Pekanbaru dan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, Budi Argap Situngkir, Pada Selasa (16/07/2024).

Acara ini dihadiri oleh pejabat tinggi Kanwil Kumham Riau, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Kota Pekanbaru, serta perwakilan petugas baik dari Pemasyarakatan maupun Imigrasi. Dalam sambutannya, Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Budi Argap Situngkir, menyampaikan komitmennya untuk mewujudkan layanan yang ramah HAM bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Budi Argap menuturkan bahwa meskipun pelatihan ini baru pertama kali diadakan, diharapkan dapat menjadi program rutin tahunan untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan para pegawai dalam berkomunikasi dengan bahasa isyarat.

"Termasuk yang kita lakukan sekarang ini mungkin kalau 1 bulan pun belum tentu kita bisa, tapi kalau bukan kita mulai dari sekarang, kapan lagi? Minimal kita dapat menyampaikan halo, selamat datang, dan selamat pagi. Ini wujud bahwa pemerintah hadir untuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan, bahwa perlakuan itu sama," tutur Budi Argap.

Diwaktu terpisah, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru juga menyampaikan komitmennya dalam mewujudkan layanan yang ramah HAM, terutama dalam memberikan pelayanan bahasa isyarat bagi masyarakat maupun warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang memiliki kebutuhan khusus.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan yang inklusif dan ramah bagi seluruh masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan," ujarnya.

Pelatihan ini merupakan langkah konkret dalam mendukung hak-hak penyandang disabilitas dan memastikan bahwa mereka mendapatkan pelayanan yang setara di lingkungan Lapas Kelas IIA Pekanbaru.(**)




Editor : L.SIIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top