Sabtu, 13 Juni 2026

Breaking News

  • Kepsek SD Negeri 091522 Marubun Sahrul Panjaitan Diduga Pungli Rp. 150.000 Tebus Surat Keterangan Lulus (SKL)    ●   
  • Sehat Raga, Kuat Mental: Kalapas Yuniarto Suntikkan Motivasi Usai Senam Pagi   ●   
  • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Bengkalis Ermanto, SKM., MKM : Setiap SPPG  Wajib Mengajukan Sertifikat  Laik Higiene Sanitasi (SLHS)   ●   
  • Perlu Perhatian Dari Pemko Pekanbaru, Drainase Jalan Soekarno Hatta Kotor, Penuh Sampah Dan Rumput Ilalang   ●   
  • Kapolresta Pekanbaru: Setiap 1–2 Hari Satu Tersangka Narkoba Berhasil Ditangkap, Satgas Anti Narkoba Harus Jadi Garda Terdepan Pencegahan   ●   
Kapolda Papua Ajak Pemuda Saireri Menjaga Keutuhan NKRI
Senin 08 April 2024, 04:03 WIB
Antaranews

Jetsiber.com - JAYAPURA - Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen. Pol. Mathius D. Fakhiri, S.I.K., M.H., mengajak pemuda Saireri yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) untuk menjaga keutuhan NKRI.

"Sebagai pemuda yang tergabung dalam KNPI mari jaga keutuhan NKRI," ujar Kapolda, dilansir dari laman Antaranews, Minggu (07/04/24).

Saat bersilaturahim dengan pengurus KNPI dari lima kabupaten di Papua, Kapolda Papua mengungkapkan bahwa peran pemuda sangat penting dalam menjaga kesatuan dan persatuan bangsa dan tetap menjaga keutuhan dalam bingkai NKRI.

Selain menjaga keutuhan NKRI, pemuda juga harus mendukung pemberantasan korupsi, agar daerah ini bebas korupsi sehingga pembangunan dapat benar-benar dirasakan masyarakat.

"Keutuhan NKRI dan pemberantasan korupsi itu yang harus selalu ditegakkan agar berbagai program pembangunan yang dilaksanakan tepat sasaran dan dirasakan masyarakat," ujar Kapolda Papua.

Terkait penerimaan 2000 Bintara tahun 2024, Kapolda Papua yang didampingi Ketua KNPI Papua, Benyamin Gurik, menjelaskan penerimaan Bintara Polri itu diutamakan untuk pemuda asli Papua dan mereka yang lahir serta besar di Papua.

Bila ada keluarga pengurus KNPI yang ingin menjadi anggota Polri silahkan mendaftar dan memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan.

Adapun persyaratan yang sudah ditentukan yaitu tidak mengidap virus HIV-AIDS, hepatitis, paru, jantung dan cacat.

"Sedangkan terkait tinggi badan dan lainnya masih ada kebijakan karena mereka nanti akan ditugaskan kembali ke daerah asalnya atau daerah lainnya di Tanah Papua," tutupnya.(TBNews/Red)




Editor : Redaksi
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top