Minggu, 7 Juni 2026

Breaking News

  • Sambut HUT Pekanbaru Ke-242, Walikota Pekanbaru Terbitkan Surat Edaran Bagi Masyarakat   ●   
  • Ketua JWI: Anggaran Membengkak,  SMPN 01 Menggala Diduga Korupsi Dana Bos   ●   
  • Walikota Pekanbaru Melaksanakan Uji Coba 2 Bus Listrik Pada Launching Logo Hari Jadi Pekanbaru ke-242   ●   
  • Pemprov Riau Bersama Forkopimda Resmi Tandatangani Pakta Integritas SPMB Tahun 2026   ●   
  • Lapas Gunung Sugih Terima Kunjungan Kabag TUM Kanwil Ditjenpas Lampung dalam Rangka Sosialisasi dan Monev Zona Integritas   ●   
Disdik Kota Pekanbaru: SDN 83 Pekanbaru yang Terbakar Mulai Dibangun April 2024
Kamis 21 Maret 2024, 08:13 WIB
Photo: Gedung Sekolah SDN 83 Kota Pekanbaru

Jetsiber.com - PEKANBARU - Bangunan di SDN 83 Pekanbaru mengalami rusak berat pascakebakaran akan dibangunan pada April 2024 mendatang. Pasalnya, usai kebakaran tersebut, bangunan berlantai dua di Jalan Pontianak tersebut tidak mungkin bisa digunakan lagi karena struktur dari bangunan sudah rapuh sehingga harus dibongkar.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, masih melakukan proses lelang pembangunan SD Negeri 83. Pembangunan dilakukan setelah beberapa bangunan sekolah terbakar pada tahun kemarin.

Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal mengatakan, Proses lelang diharapkan bisa rampung setelah Bulan Ramadhan ini. Sehingga pembangunan bisa mulai dilakukan pada April mendatang.

"Lelangnya masih dalam proses. Mungkin abis lebaran lah, setelah kami cek terakhir mungkin di bulan empat ini sudah bisa mulai bekerja," kata Abdul Jamal, Dilansir dari Mediacenterriau, Rabu (20/03/24).

Ia menuturkan, ada satu gedung yang terbakar cukup parah pada tahun lalu. Gedung ini akan dibongkar dan dibangun ulang kembali. Pihaknya menganggarkan Rp1,8 miliar untuk pembangunan gedung tersebut.

"Tambah Abdul Jamal, Anggarannya sekitar Rp1,8 miliar. Semalam ada perencanaan dan sekarang masih lelang," terang Jamal.

Ada dua gedung pada sekolah tersebut yang terbakar. Untuk satu gedung hanya dilakukan perbaikan karena hanya terbakar bagian atap saja. Pada gedung tersebut dianggarkan perbaikan mencapai Rp500 juta.

Jamal mengatakan, pada satu gedung itu tidak mengalami kerusakan yang parah. Sehingga hanya memerlukan perbaikan bagian atap, plafon, listrik, dan cat ruangan.

Sementara satu gedung lain terpaksa dibangun ulang karena mengalami kerusakan yang cukup parah akibat terbakar. Anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan ulang gedung berlantai dua tersebut mencapai Rp1 miliar lebih.

"Setelah dihitung dengan konsultan, maka untuk satu gedung ini harus dirobohkan. Harus di bangun ulang. Untuk bangun ulang butuh anggaran yang cukup besar," pungkasnya.(**)




Editor : L.SIREGAR
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Redaksi JETSIBER.COM,
silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda
Berita Terkait
 
 



Scroll to top